Skip to content

IMO INDONESIA

Ikatan Media Online Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • Tentang IMO-Indonesia
  • Berita IMO-Indonesia
  • Peta Sebaran
  • Pendaftaran Anggota
Daftar
  • Berita IMO-Indonesia

Pembangunan Banten Tetap Ngebut di Tengah Efisiensi, Pendidikan Jadi Prioritas Utama

adminimo April 10, 2026 3 minutes read
IMG-20260410-WA0040-485x360

Tangsel – Efisiensi anggaran yang mulai dirasakan di berbagai daerah tak lantas membuat pembangunan di Provinsi Banten melambat. Justru sebaliknya, roda pembangunan diharapkan tetap bergerak efektif, terarah, dan menyentuh kebutuhan utama masyarakat.

Ketua DPW Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Banten, Sudin Antoro, menegaskan bahwa pembangunan harus tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, tantangan efisiensi bukan alasan untuk menunda apalagi menghentikan program-program strategis.

“Efisiensi itu soal bagaimana pemerintah lebih cerdas mengelola anggaran, bukan mengurangi semangat pembangunan. Program tetap harus jalan, bahkan harus semakin tepat sasaran,” ujar Sudin, ketika menggelar Halal Bihalal Pengurus di JCO, Serpong Utara, Kota Tangsel, Kamis 9 April 2026.

Ia menilai, kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni saat ini sudah berada di jalur yang terencana. Sejumlah program yang dijalankan dinilai memiliki arah jelas, terutama dengan menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama.

Bagi Sudin, fokus pada pendidikan merupakan langkah strategis. Sebab, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah ke depan.
“Kalau pendidikan diperkuat, maka efeknya akan panjang. Kita bicara masa depan Banten, bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga kualitas manusianya,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kesinambungan program yang tidak hanya bersifat jangka pendek. Menurutnya, kebijakan yang dirancang saat ini harus mampu memberikan dampak berkelanjutan, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun pembangunan wilayah.

Sudin juga mengapresiasi pengalaman Andra Soni yang sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota DPRD Banten. Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam memahami kebutuhan masyarakat serta mekanisme pemerintahan daerah.

“Pengalaman legislatif tentu membantu dalam menyusun kebijakan yang lebih realistis dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Tak hanya itu, sinergi antara Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah juga menjadi faktor penting dalam memperkuat jalannya pemerintahan. Kolaborasi keduanya diharapkan mampu mempercepat realisasi program-program prioritas.

“Kalau eksekutif solid, koordinasi berjalan baik, maka implementasi program juga akan lebih efektif,” tambah Sudin.

Dengan sisa masa kepemimpinan yang masih sekitar tiga tahun, Sudin optimistis waktu yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk merealisasikan berbagai program unggulan. Ia berharap tidak ada waktu yang terbuang, dan seluruh agenda pembangunan bisa berjalan sesuai target.

“Masih ada waktu yang cukup. Tinggal bagaimana momentum ini dimanfaatkan untuk menghasilkan capaian nyata yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan partisipasi publik dalam mendukung pembangunan. Menurutnya, peran masyarakat, media, dan berbagai elemen lainnya sangat dibutuhkan agar program pemerintah tetap berada di jalur yang benar.

“Media dan masyarakat harus ikut mengawal. Transparansi dan akuntabilitas itu penting supaya pembangunan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Di tengah dinamika efisiensi anggaran, Sudin mengingatkan agar pemerintah tetap menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor sosial. Ia menilai keduanya harus berjalan beriringan agar hasil pembangunan bisa dirasakan secara merata.

“Jangan hanya fokus pada fisik, tapi juga sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Itu yang akan menentukan kualitas pembangunan secara keseluruhan,” katanya lagi.

Lebih lanjut, ia berharap pemerintah daerah dapat terus berinovasi dalam mencari solusi atas keterbatasan anggaran. Kreativitas dalam merancang program dan menggali potensi daerah dinilai menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan optimal.

“Di tengah keterbatasan, inovasi itu wajib. Pemerintah harus bisa mencari terobosan agar program tetap berjalan tanpa membebani anggaran secara berlebihan,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Sudin mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kolaborasi demi kemajuan Banten. Ia optimistis, dengan kerja sama yang solid antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan di Banten akan tetap melaju dan memberikan dampak positif yang luas.

“Kalau semua bergerak bersama, optimisme itu bukan hal yang berlebihan. Banten bisa terus berkembang meski di tengah tantangan efisiensi,” pungkasnya. admin

Post navigation

Previous: Sambut HPN 2026 di Banten, IMO-Indonesia Nilai Kehadiran Prabowo Tegaskan Media Pilar Demokrasi

Related Stories

IMG-20260206-WA0039
  • Berita IMO-Indonesia

Sambut HPN 2026 di Banten, IMO-Indonesia Nilai Kehadiran Prabowo Tegaskan Media Pilar Demokrasi

adminimo February 9, 2026 0
null-20260208-WA0070-300x399
  • Berita IMO-Indonesia

HPN 2026, IMO-Indonesia Dorong Media Jadi Arus Diplomasi Global

adminimo February 9, 2026 0
IMG-20260203-WA0057-350x229
  • Berita IMO-Indonesia

Pengurus PWI Sumbar Periode 2024 – 2029 Resmi Dilantik, IMO Sumbar Sampaikan Ucapan Selamat

adminimo February 4, 2026 0
Copyright © 2025 | Powered by IMO-Indonesia | MoreNews by AF themes.