SMA PGRI 2 Denpasar Masih Beri Kesempatan Pendaftar Susulan

Foto: Ketua Panitia PLS/Waka Kesiswaan SMA PGRI 2 Denpasar Drs. I Ketut Mader, M.Pd, bersama Wakil Ketua Panitia PLS/Waka Humas A.A.Ayu Seriati, S.P., M.Si.

Beritafajartimur.com (Denpasar)
Kota Denpasar masih termasuk sebagai zona merah penyebaran wabah pandemi Coronavirus atau Covid-19 dan tidak termasuk 104 Kabupaten/Kota yang boleh menyelenggarakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2020/2021 dilaksanakan secara tatap muka seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Panitia Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) tahun ajaran 2020/2021, yang juga Waka Kesiswaan SMA PGRI 2 Denpasar, Drs. I Ketut Mader, M.Pd., mewakili Kepala Sekolah I Komang Arta Saputra, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) didasarkan pada Permendikbud No.18 Tahun 2016 bahwa penyelenggaraan MPLS di sekolah wajib melakukan kegiatan yang bermanfaat, bersifat edukatif, kreatif dan menyenangkan. Namun untuk tahun ini pelaksanaan MPLS tersebut tidak dapat dilaksanakan secara tatap muka, melainkan secara daring akibat adanya pandemi Covid-19,” jelasnya seusai pembukaan PLS di sekolah yang masuk dalam area Perumnas Monang Maning, Denpasar ini, Senin (13/7/2020).

Didampingi A.A.Ayu Seriati, S.P., M.Si., selaku Waka Humas/Wakil Ketua Panitia PLS SMA PGRI 2 Denpasar, lebih jauh Ketut Mader menjelaskan,” dalam Surat Edaran (SE) Nomor 60/Satgas Covid-19/III/2020 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pembelajaran di Rumah yang ditujukan kepada Kepala Satuan Pendidikan se-Bal, maka hari ini pelaksanaan PLS SMA PGRI 2 Denpasar yang diikuti 178 siswa dilakukan secara daring,” paparnya.

Untuk itu pihaknya bersama Kepala Sekolah dan staf pengajar pada saat pembukaan PLS pagi tadi berupaya melaksanakan kegiatan ini sebaik-baiknya berpedoman pada aturan protokol kesehatan, yang dimulai dengan acara persembahyangan bersama di halaman sekolah SMA PGRI 2 Denpasar.

“Kita tetap menggunakan protokol kesehatan seperti physical distancing dan lain lainnya. Siswa baru peserta PLS yang hadir juga dibatasi hanya dua orang untuk mewakili teman-temannya menerima pengalungan tanda dimulainya PLS,” paparnya.

Sementara itu, Waka Humas SMA PGRI 2 Denpasar A.A. Ayu Seriati, S.P., M.Si, mengatakan target PPDB tahun 2020/2021 yang sudah berakhir ini belum optimal hasilnya. “Meski demikian kami tetap bersyukur SMA PGRI 2 Denpasar masih dapat siswa, walaupun belum memenuhi target yang kami canangkan,” katanya.

Meski penerimaan siswa baru sudah tutup, pihaknya tetap berharap ada siswa yang belum dapat sekolah supaya segera daftar di SMA PGRI 2 Denpasar.
“Kami berharap masih ada calon siswa yang belum dapat sekolah, khususnya bagi calon siswa yang tidak dapat di sekolah negeri agar segera daftar di SMA PGRI 2 Denpasar. Ingat! Kami masih memberi kesempatan bagi mereka adik-adik calon siswa,” tutupnya. (BFT/DPS/Donny Parera)