Polres Babar Ungkap 3 Kasus Narkoba dan 4 Pencabulan

Polres Bangka Barat (Babar) berhasil mengungkap 3 kasus peredaran narkoba antar Kabupaten hingga tingkat provinsi serta 4 kasus pencabulan diwilayah hukumnya. Pada konferensi pers di gedung prasetya catur Polres Babar, Jumat (14/2/20) pagi.

Untuk kasus narkoba tersangka pertama yang diamankan, Wakpok yang merupakan jaringan antar Kabupaten, ditangkap di Jalan Skip Pal 2 Kelurahan Sungai Daeng Kecamatan Muntok, Sabtu (25/1/20) dengan barang bukti 0,80 gram sabu.

Tersangka kedua, Yanto yang ditangkap di sebuah camp T.I dihutan Desa Teluk Limau Kecamatan Parittiga, Jumat (7/2/20) dengan barang bukti 0,22 gram sabu.

Ketiga pengedar antar provinsi atas nama Ega Sulaiman, yang membawa barang bukti 94,56 gram sabu-sabu dan diamankan di Jalan Raya Pangkalpinang- Muntok tepatnya di Dusun Puren Desa Mayang kecamatan Simpang Teritip, Selasa (4/2/20).

Selanjutnya, Kapolres Bangka Barat AKBP Muhammad Adenan juga menyampaikan, bahwa pihaknya menerima Empat laporan terkait tindak pindana ‘Persetubuhan dan Pencabulan Anak dibawah Umur’.

Dari empat perkara tersebut, tiga di antaranya telah selesai dan diserahkan ke Pihak Kejaksaan Negeri Bangka Barat, untuk proses persidangan. Salah satu kasus yang masih di polres Babar pencabulan yang dilakukan oleh ST (56) warga kecamatan Muntok, yang melakukan aksinya Sabtu (12/10/19) disebuah perkebunan Desa Belo Laut.

“Ada beberapa perkara yang menurut kita cukup atensi untuk disampaikan, pertama kasus persetubuhan anak di bawah umur beberapa bulan belakangan ini banyak terjadi. Di Tempilang dua kasus, Kelapa satu kasus, di Muntok satu kasus, ini sangat memprihatinkan kami, kami terus terang, kemudian pelakunya ini termasuk juga anak di bawah umur,” kata Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa ia sudah turun langsung ke lokasi dan menemui perangkat Desa juga Kecamatan agar lebih serius memperhatikan masyarakatnya dengan harapan kejadian serupa tidak terulang lagi.