MPLS SMP Dwijendra Diikuti 347 Siswa

Ket. Foto: Kepala Sekolah SMP Dwijendra Ni Wayan Nadi Supartini, S. Pd., bersama Waka Humas SMP Dwijendra I Made Ari Mertayasa, S.Pd., M.Pd.

Beritafajartimur.com (Denpasar)
Hari ini, 13 Juli 2020 Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah dilaksanakan serentak secara nasional. Pelaksanaan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tahun ajaran baru 2020/2021 ini dibayang-bayangi wabah pandemi Coronavirus atau Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah mengambil kebijakan agar MPLS dilaksanakan secara daring (online) sebagai langkah antisipatif munculnya klaster baru penyebaran covid-19 tersebut di sekolah-sekolah. Di Kota Denpasar sebagai salah satu wilayah perkotaan di Indonesia yang penyebaran covid-19 ini cukup tinggi, maka Pemerintah Kota Denpasar mengambil kebijakan agar MPLS dilakukan secara daring.

Di SMP Dwijendra Denpasar, yang berlokasi di Jalan Kamboja Denpasar, pelaksanaan MPLS 2020 diikut oleh 347 siswa. Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMP Dwijendra Ni Wayan Nadi Supartini, S.Pd., didampingi Waka Humas I Made Ari Mertayasa, S.Pd, M.Pd., Senin (13/7/2020) di ruang kerjanya di sekolah setempat. Ia katakan lebih jauh bahwa penerimaan siswa baru SMP Dwijendra tahun 2020 ini pihaknya menargetkan akan menerima sejumlah 352 siswa
sesuai dengan Permendikbud nomor 18 Tahun 2020 dengan catatan per rombongan belajar berisi 32 siswa, namun pihaknya bersyukur SMP Dwijendra masih diminati calon-calon siswa. “Meski kurang sedikit dari target yang kami patok sebanyak 352 siswa yaitu 11 rombel, namun kami bersyukur SMP Dwijendra masih favorite bagi calon-calon siswa,” katanya, seraya menambahkan bahwa dalam masa MPLS ini pihaknya tetap membuka kesempatan bagi calon-calon siswa yang belum mendapatkan sekolah di sekolah negeri agar mendaftar di SMP Dwijendra. Ia pun berharap, dari 347 siswa yang ikut MPLS hari ini semoga tidak ada lagi yang menarik diri lantaran dapat jatah di sekolah negeri. “Saya sih berharap tidak ada lagi yang menarik diri dan pindah ke sekolah negeri. Malah berharap ada penambahan siswa baru yang sudah tidak dapat jatah di sekolah negeri,” harapnya.

Adapun materi MPLS 2020 ini disesuaikan dengan kondisi MPLS secara daring. Namun pada umumnya materi yang diberikan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, seperti: Menumbuhkan Sikap Bela Negara, Kepemimpinan, Pendidikan Karakter, Wawasan Wiyata Mandala, Pengenalan Program Kurikulum, Pengenalan Program Kesiswaan, Tata Tertib Sekolah. Kemudian terkait Pengenalan Guru dan Tenaga Pendidikan, Pengenalan Sarana dan Prasarana Belajar yang kemudian hal ini akan diatur karena siswa harus melihat secara langsung dan nyata. Ada pula materi terkait dengan kesadaran berbangsa dan bernegara, dan belajar efektif.

Kemudian terkait dengan siswa peserta MPLS SMP Dwijendra, Ibu Ni Wayan Supartini berpesan agar selama berlangsungnya MPLS dari tanggal 13- 18 Juli 2020 supaya diikuti dengan baik.
“Jaga kesehatan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah karena wabah pandemi ini terus meningkat penyebarannya setiap hari. Kapan ini akan berakhir, kita semua belum bisa memprediksikan. Namun satu hal yang kita butuhkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ini adalah tetap jaga kebersihan diri dan lingkungan, jaga kesehatan, gunakan masker saat bermain di luar rumah,” pintanya. Sedangkan bagi orang tua siswa, ia berharap agar tetap mendampingi putra putrinya saat MPLS ini supaya mereka paham akan materi yang diberikan gurunya. (BFT/DPS/Donny Parera)